best poker cards
Logo Fraksi PKS DPRD Depok

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

DPRD Kota Depok

Program Berobat Gratis Pakai KTP Dikeluhkan Warga, Ini Kata Ketua Fraksi PKS Kota Depok

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Fraksi PKS Depok, Program Berobat Gratis Pakai KTP Dikeluhkan Warga, Ini Kata Ketua Fraksi PKS Kota Depolk

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS – Program berobat gratis hanya dengan bermodalkan KTP sedang menjadi perbincangan hangat di Kota Depok.

Sejumlah warga mengeluhkan program ini melalui media sosial karena mendapat penolakan dari rumah sakit saat hendak berobat.

Terkait hal itu, Ketua Fraksi PKS DPRD Depok Hafid Nasir mengatakan layanan berobat gratis dengan KTP ini merupakan bagian dari program Cakupan Kesehatan Semesta atau Universal Health Coverage (UHC).

“Alhamdulilah, sejak 1 Desember kemarin Kota Depok sudah mencapai Cakupan Kesehatan Semesta atau Universal Health Coverage (UHC),” kata Hafid di Pancoran Mas, Selasa (12/12/2023).

Dia menjelaskan saat ini 96 persen warga Depok sudah terdaftar dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

ny online poker

Dengan kondisi seperti ini maka pemerintah Kota Depok mempersilahkan warga berobat cukup dengan KTP di rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

“Program UHC ini mengedepankan layanan kesehatan terlebih dahulu, baru setelah itu dilakukan verifikasi data,” ujar Hafid.

Program UHC  ini, lanjut dia, memberikan kemudahan kepada warga untuk mendapatkan layanan kesehatan.

“Sebelum UHC, warga yang menunggak BPJS Kesehatan atau belum memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) tidak bisa dilayani melalui fasilitas JKN,” ucapnya.

Namun dengan status UHC, maka warga Depok yang menunggak pembayaran BPJS Kesehatan atau belum memiliki KIS dapat dilayani oleh rumah sakit yang bermitra dengan BPJS Kesehatan.

Setelah dilayani, rumah sakit melakukan verifikasi faktual terhadap data dari warga tersebut.

“Jika belum memiliki KIS, maka Dinas Kesehatan mendaftarkan pasien dan keluarganya sebagai  peserta JKN atau KIS PBI APBD maksimal 3 x 24 jam,” papar Hafid.

Sementara bagi masyarakat Depok yang membutuhkan rawat jalan ke rumah sakit bisa datang ke Puskesmas sesuai tempat tinggal dan mendaftar sebagai pasien umum dengan membawa KTP dan KK.

Kemudian dokter Puskesmas melakukan pemeriksaan dan membuat surat rujukan ke Rumah Sakit. Puskesmas mendaftarkan pasien dan keluarganya sebagai peserta JKN (KIS PBI APBD).

“Setelah berhasil didaftarkan sebagai peserta PBI APBD, pasien dapat mengakses pelayanan kesehatan sesuai ketentuan JKN,” tuturnya.

Menanggapi keluhan warga yang belum dilayani dengan baik oleh pihak rumah sakit, Hafid menilai hal ini disebabkan oleh kurangnya sosialisasi.

“Nanti ada Surat Edaran dari Walikota Depok tentang implementasi UHC ini. Kalau masih ada warga yang masuk kesulitan berobat gratis dengan KTP, sampaikan ke wakil rakyat. Kami akan bantu advokasi,” tandasnya.

Sumber : https://depok.tribunnews.com/2023/12/12/program-berobat-gratis-pakai-ktp-dikeluhkan-warga-ini-kata-ketua-fraksi-pks-kota-depok

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *