
Depok – Suara Kota |
DPRD Kota Depok menyepakati lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Depok, Rabu (09/04/2035).
Wali Kota Depok, Supian Suri mengatakan, bahwa penyusunan Raperda ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menciptakan landasan hukum yang kuat demi peningkatan pelayanan dan kualitas hidup masyarakat.
“Peraturan daerah bukan sekadar produk hukum, melainkan panduan strategis dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan, perlindungan lingkungan hidup, dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik,” katanya dalam sambutan.
Supian Suri juga menyoroti dua Raperda strategis lainnya yang sedang dalam tahap pembahasan, yaitu Raperda tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Raperda tentang Pengelolaan Sampah.
Supian Suri menjelaskan, kedua Raperda ini sangat penting dalam upaya menjaga keberlanjutan lingkungan di Kota Depok.
Kota Depok saat ini memproduksi sekitar 1.200 ton sampah per hari, di mana 40 persen merupakan sampah organik yang memiliki potensi besar untuk diolah menjadi sumber daya yang bermanfaat.
“Kita ingin dua Raperda ini tidak hanya menjadi dokumen hukum, tapi benar-benar diimplementasikan untuk menjaga dan mengamankan masa depan lingkungan hidup kita,” ungkapnya.
Supian Suri berharap pengelolaan sampah di Kota Depok benar-benar bisa diperbaiki bersama.
“Terima kasih atas semua masukan, kritik, dan saran dari para praktisi terkait dua Raperda ini. Masukan tersebut sangat berarti untuk penyempurnaan ke depan, dan akan menjadi bahan diskusi dalam proses pembentukan peraturan daerah,” tuturnya.
Ketua Pansus 6 DPRD Kota Depok, H Bambang Sutopo mengapresiasi lima Raperda yang diajukan Pemkot Depok, terutama Raperda Kesejahteraan Lansia.
“Alhamdulillah tuntas pengesahan dan penetapan Raperda menjadi Perda. Saya apresiasi Wali Kota Depok, Supian Suri terkait Perda Lansia, langsung dijadikan program untuk para pejabat Pemkot Depok, yakni Sayang dan Peduli Emak-emak Lansia. Ini bentuk kepedulian dan perhatian dengan berbagi kepada Lansia disekitarnya dengan menjadi orang tua asuh bagi Lansia,” ucapnya.
Sesuai Perda Lansia yang telah disahkan, mendorong Wali Kota Depok untuk menyusun rencana aksi 5 tahun kedepan terhadap kesejahteraan Lansia.
“Harapannya tidak hanya menjadi ortu asuh bagi Lansia, sesuai Perda Lansia, Kota Depok menjadi kota yang Ramah terhadap Lansia yang dibiayai oleh APBD,” terangnya.
Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD, Ade Supriatna, serta dihadiri oleh Wali Kota Depok Supian Suri, Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok Nina Suzana serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Raperda :
1. Raperda tentang Perubahan Kedua atas Perda Nomor 11 Tahun 2021 tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah kepada Perusahaan Perseroan Daerah Air Minum Tirta Asasta Kota Depok.
2. Raperda tentang Penanggulangan Kemiskinan.
3. Raperda tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Lanjut Usia.
4. Raperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 10 Tahun 2010 tentang Manajemen Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran.
5. Raperda tentang Pengembangan Riset dan Inovasi Daerah.
Sumber : https://suarakota.co.id/ketua-pansus-6-dprd-depok-apresiasi-walikota-langsung-jadikan-perda-lansia-program-pejabat-pemkot/