TEROPONGNEWS.COM, DEPOK -Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, berbagai upaya dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Salah satunya melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar sebagai langkah strategis menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan di tengah meningkatnya permintaan menjelang Lebaran.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Badan Pangan Nasional dengan HBS Kios Pangan, yang menghadirkan berbagai kebutuhan pokok bagi masyarakat dengan harga yang lebih stabil dan terjangkau dibandingkan harga pasar pada umumnya.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat memperoleh beragam komoditas pangan penting, seperti beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, telur, serta sekitar 25 jenis komoditas pangan lainnya. Kehadiran program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama dalam menghadapi lonjakan kebutuhan rumah tangga menjelang hari raya.
Anggota DPRD Kota Depok, Bambang Sutopo,dari Fraksi PKS menyampaikan dukungannya terhadap penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah. Ia menilai program ini menjadi salah satu solusi nyata dalam menjaga daya beli masyarakat, khususnya di tengah potensi kenaikan harga bahan pokok saat Ramadan dan menjelang Idul Fitri.
Menurut Bambang Sutopo,momentum Ramadan selalu diikuti dengan peningkatan kebutuhan konsumsi rumah tangga. Oleh karena itu, intervensi pemerintah melalui program pangan murah sangat penting untuk memastikan masyarakat tetap dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang wajar.
“Gerakan Pangan Murah ini merupakan langkah nyata untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar dan terjangkau. Menjelang Idul Fitri, kebutuhan masyarakat meningkat sehingga kehadiran program ini sangat membantu menjaga daya beli masyarakat,” ujar Bambang Sutopo.
Kepada TeropongNews Rabu (11/3/2026)Ia juga memberikan apresiasi terhadap sinergi antara Badan Pangan Nasional dan HBS Kios Pangan yang menghadirkan distribusi bahan pangan secara langsung kepada masyarakat. Menurutnya, kolaborasi seperti ini menunjukkan komitmen bersama berbagai pihak dalam menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan.
Bambang Sutopo menilai bahwa program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat seperti Gerakan Pangan Murah perlu terus didorong dan diperluas jangkauannya agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak warga.
“Kolaborasi seperti ini sangat positif karena menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Harapannya kegiatan seperti ini dapat terus diperluas sehingga semakin banyak warga yang dapat merasakan manfaatnya,” katanya.
Selain membantu menjaga stabilitas harga, program GPM juga diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen untuk menekan potensi inflasi pangan yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.
Bambang Sutopo berharap kegiatan Gerakan Pangan Murah tidak hanya dilaksanakan menjelang hari raya, tetapi juga dapat menjadi program berkelanjutan yang rutin digelar di berbagai wilayah Kota Depok.
“Kami berharap kegiatan ini dapat terus digelar secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Dengan demikian masyarakat dapat menyambut dan merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah dengan lebih tenang, bahagia, dan penuh keberkahan bersama keluarga,” tutupnya.
Rencananya, kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) akan dilaksanakan pada Jumat, 13 Maret 2026 mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di Halaman Sekolah SMPIT/SMAIT Ruhama, Jalan Banjaran Pucung, Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus merasakan manfaat nyata dari kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga ketahanan pangan daerah menjelang perayaan Idul Fitri.***
Sumber: https://teropongnews.com/2026/03/legislator-bambang-sutopo-dukung-gerakan-pangan-murah-jelang-lebaran-untuk-jaga-daya-beli-warga/