FPKS Depok – Fraksi PKS DPRD Kota Depok menerima audiensi warga RW 011 Perumahan Anyelir 3 Kelurahan Kalimulya Cilodong Depok di Ruang Fraksi PKS, Selasa (14 April 2026). Kedatangan mereka dalam rangka peninjauan aspek formil dan materil atas SK Wali Kota Depok Nomor 260/21/Kota/VII/Clgd/2025.
Rombongan tamu dipimpin Ketua RW 011 Kelurahan Kalimulya Achiruddin Akiel didampingi pengurus RW lainnya, pengurus PKK Posyandu Edelweis RW 011, dan tokoh masyarakat setempat. Mereka diterima oleh Ketua Fraksi Moh. Hafid Nasir dan beberapa anggota Fraksi PKS, yaitu Hj. Nuryuliani, Ade Firmansyah, Bambang Sutopo, Hengky serta didampingi Tenaga Ahli Fraksi PKS Adriyana Wira Santana.
Ketua RW 011 Achiruddin Akiel menyampaikan maksud kedatangan mereka terkait keberlangsungan organisasi kemasyarakatan yang ada di lingkungan kami. Akiel menyampaikan ada kejanggalan yang terjadi dalam kepengurusan PKK posyandu RW 11 pada tahun 2025. Kejanggalannya adalah terjadinya pergeseran/pergantian semua pengurus posyandu PKK, padahal masa kepengurusannya belum berakhir. “Di SK kepengurusan yang baru ternyata tidak ada nama kader PKK RW 011 yang masuk, padahal yang bersangkutan termasuk kader yang dapat diandalkan. Kami menilai terjadi pembunuhan karakter terhadap yang bersangkutan,” tegas Akiel.
Terkait permasalahan tersebut, Akiel menanyakan kepada Lurah Kalimulya yang menjawab tidak tahu menahu soal nama-nama pengurus baru tersebut. Ketika hal yang sama ditanyakan kepada Camat Cilodong, jawabannya beliau menandatangani SK tersebut setelah menerima nama-nama yang diajukan oleh pihak kelurahan. “Setelah itu, saya minta penjelasan lagi kepada pak Camat, beliau tidak menjawab. Kami mohon kepada Fraksi PKS untuk memberikan pencerahan dan solusi dari permasalahan ini,” imbuhnya.
Ketua Fraksi Hafid Nasir menyampaikan bahwa Fraksi PKS akan membantu sesuai ketentuan yang berlaku. Terutama untuk aleg PKS dapil Cilodong Tapos untuk bisa memfasilitasi dan membantu agar masalah ini bisa selesai dengan baik.
Meskipun wacana yang dibahas dalam audiensi tersebut merupakan masalah yang serius, tetapi masih dibalut dengan suasana hangat diselingi candaan yang mencairkan suasana. Audiensi pun diakhiri dengan foto bersama.