TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CILODONG – Momentum Hari Batik Nasional pada 2 Oktober 2026 menjadi ajang refleksi penting untuk menjaga warisan budaya bangsa agar tetap hidup di tengah arus modernisasi.
Ketua DPRD Kota Depok, Ade Supriyatna, mendorong masyarakat, khususnya para generasi muda untuk melestarikan warisan budaya Indonesia dengan bangga menggenakan batik dalam aktivitas sehari-hari.
Beliau menegaskan bahwa pakaian tradisional ini sangat fleksibel dan dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan tren busana kekinian.
“Batik itu nggak harus nunggu acara formal,” ujar politisi muda Kota Depok itu, Sabtu (3/10/2026).
Penggunaan batik saat ini sudah berkembang pesat dan sangat cocok untuk dipadupadankan dalam berbagai momentum kasual maupun kegiatan profesional.
“Dipakai kerja, nongkrong, sampai datang ke acara santai pun tetap keren,” tambah Ade saat menjelaskan bagaimana batik dapat melebur sempurna dalam kehidupan sehari-hari anak muda.
Menurutnya, setiap helai kain batik menyimpan makna mendalam yang mendefinisikan jati diri dan sejarah panjang bangsa Indonesia.
“Karena di balik setiap motifnya, ada cerita, budaya, dan identitas Indonesia,” tuturnya.
Nilai filosofis yang tertuang dalam setiap helai busana tersebut hendaknya menjadi kebanggaan bersama yang diwariskan secara turun-temurun.
Dengan semangat kebersamaan dan rasa bangga terhadap produk lokal, keindahan batik akan terus memancar menembus batasan zaman. (m38)
Sumber: https://depok.tribunnews.com/news/52714/gaya-anak-muda-berjiwa-nusantara-ketua-dprd-depok-ajak-generasi-muda-bangga-pakai-batik