Politisi PKS Dorong Kemandirian Umat Berbasis Komunitas - FPKS Depok
Logo Fraksi PKS DPRD Depok

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

DPRD Kota Depok

Politisi PKS Dorong Kemandirian Umat Berbasis Komunitas

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

DEPOK | VOA Depok – Anggota DPRD Kota Depok Bambang Sutopo mendorong pemberdayaan kemandirian masyarakat berbasis komunitas sebagai landasan pembangunan sosial yang berkelanjutan.

Hal itu disampaikannya usai kegiatan silaturahmi tokoh bersama Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sekaligus anggota DPR RI, M. Kholid, di Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kampung Sidamukti dan Komplek Tirta Mandala Sukamaju tersebut menjadi ajang memperkuat sinergi antara tokoh nasional, ulama, dan penggerak masyarakat lokal. Dalam kesempatan itu, para tokoh mengunjungi kediaman Setyo Budi Laksono dari Yayasan Griya Kemandirian Masyarakat (GKM), serta bersilaturahmi dengan Burhan , pendiri Yayasan Adzikra.

Bambang Sutopo yang akrab disapa HBS menilai, perubahan sosial yang berdampak nyata sering kali justru lahir dari komunitas akar rumput, bukan semata-mata dari kebijakan formal pemerintah.

Perubahan sosial yang nyata sering kali lahir dari komunitas, dari rumah-rumah sederhana yang penuh keteladanan dan kerja nyata,” ujar HBS.

Menurut dia, program pemberdayaan yang dijalankan oleh Yayasan GKM menunjukkan bahwa konsep kemandirian dapat diwujudkan secara konkrit dan berkelanjutan, terutama dalam memperkuat ekonomi keluarga dan kapasitas masyarakat.

Selain itu, di lingkungan Yayasan Adzikra, pendekatan berbasis nilai seperti pelatihan spiritual, pendidikan, dan penguatan akhlak dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun peradaban umat.

HBS menegaskan, pembangunan tidak cukup hanya bertumpu pada kebijakan makro dan alokasi anggaran. Diperlukan keterlibatan aktif masyarakat agar program yang dijalankan memiliki dampak jangka panjang.

Negara bisa menghadirkan program, tetapi masyarakatlah yang memastikan keinginan dan kebermaknaannya,” kata dia.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara tokoh nasional, ulama, dan penggerak lokal dalam menjawab berbagai tantangan sosial, mulai dari ketahanan ekonomi keluarga, krisis moral generasi muda, hingga kesenjangan akses pendidikan.

Menurutnya, model pemberdayaan berbasis komunitas seperti yang dijalankan GKM dan Adzikra dapat dijadikan contoh prototipe pembangunan sosial yang layak direplikasi di berbagai daerah.

Kegiatan silaturahmi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kekuatan suatu bangsa terletak pada komunitas yang mandiri. Wilayah seperti Sidamukti dan Sukamaju dinilai memiliki potensi besar sebagai pusat perubahan sosial jika didukung secara berkelanjutan.

HBS mendorong agar arah pembangunan ke depan lebih mengedepankan pendekatan kolaboratif, dengan masyarakat sebagai aktor utama dan pemerintah sebagai fasilitator. **

Sumber: https://depok.voa.co.id/berita/3063/politisi-pks-dorong-kemandirian-umat-berbasis-komunitas-depok/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *