FPKS Depok – Habib Syarif Gasim menuntaskan kegiatan reses di empat titik wilayah Kecamatan Cipayung, Kota Depok, yang berlangsung sejak 5 hingga 8 Mei 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari kewajiban anggota dewan dalam menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Empat titik reses tersebut yaitu di RT 01/RW 05 dan RT 02/RW 06 Kelurahan Cipayung Jaya, serta RT 01/RW 10 dan RT 01/RW 11 Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok.
Secara umum, seluruh rangkaian kegiatan reses berjalan lancar dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Warga yang hadir tampak aktif mengikuti dialog bersama Habib Gasim. Selain memaparkan berbagai program yang telah, sedang, dan akan dilaksanakan, ia juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi di lingkungan masing-masing.
Dalam reses di wilayah RT 01/RW 10 Bojong Pondok Terong, ketua RT. 06/10 Surono menyampaikan, perlu adanya penerangan di area pinggir Setu Citayam, karena kondisinya yang gelap, hampir setiap malam digunakan oleh anak-anak muda untuk nongkrong-nongkrong, dan bukan tidak mungkin mereka melakukan kemaksiatan alias pacaran. “Jadi penting, perlu adanya penerangan,” ungkap RT. Surono.
Di RT. 01/11, salah satu peserta reses Ahmad, mengeluhkan, tidak adanya mobil ambulan diwilayahnya, sehingga warga kesulitan, ketika membutuhkan, ambulan.
Menanggapi keluhan tersebut, terkait ambulan, Habib Syarif Gasim mempersilahkan bagi warga untuk mengajukan ambulan dengan menggunakan legalitas RW ataupun yayasan, karena selama ini, menurut habib Gasim, sudah ada beberapa RW yang sudah mendapatkan bantuan ambulan, salah satunya di RW 7 kelurahan Bojong Pondok Terong, dan bagi warga yang membutuhkan ambulan, habib mempersilahkan untuk menggunakan ambulan DPC PKS Cipayung, tinggal hubungi, dan nanti akan dibantu.
“Bahkan tidak hanya untuk ambulannya saja” ungkap habib Gasim. “Saya juga akan bantu advokasi sampai pasien mendapatkan kamar di rumah sakit” sambungnya.
Sementara itu, pada reses hari kedua di RT 02/RW 06 Rawasari, Kelurahan Cipayung Jaya, Ketua RT setempat, Amirudin, melaporkan adanya rumah warga yang mengalami kerusakan parah pada bagian atap dan membutuhkan penanganan segera.
Menanggapi laporan tersebut, Habib Gasim mengingatkan pentingnya kepedulian para pengurus lingkungan terhadap kondisi sosial masyarakat. Menurutnya, pengajuan bantuan kepada anggota dewan tidak seharusnya hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus memperhatikan warga yang tinggal di rumah tidak layak huni.
“Jangan sampai kita baru bergerak setelah terjadi musibah. Pengurus lingkungan harus lebih peka terhadap kondisi warganya,” ujar Habib Gasim di hadapan warga.Ia juga menegaskan bahwa seorang pemimpin memiliki tanggung jawab moral dan sosial terhadap masyarakat yang dipimpinnya, terutama dalam membantu warga yang sedang mengalami kesulitan…/// Husaini