HALLONEWS.ID — Penyertaan modal daerah sebesar Rp40 miliar kepada PT Tirta Asasta Kota Depok menuai keberatan dari anggota DPRD Kota Depok.
Anggota dewan dari Fraksi PKS, Bambang Sutopo, menyoroti kualitas pelayanan BUMD tersebut yang dinilai masih lamban dalam merespons keluhan pelanggan.
Keberatan itu disampaikan Bambang dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Depok di Gedung DPRD Kota Depok, Jumat (11/9/2026).
Menurutnya, tambahan modal dalam jumlah besar seharusnya dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Saya keberatan dengan penyertaan modal Rp40 miliar ke PT Tirta Asasta Kota Depok, pelayanan aja buruk,” kata Bambang Sutopo.
Pernyataan tersebut merespons laporan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Depok mengenai Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2026.
Dalam laporan Banggar yang disampaikan Gerry Wahyu Riyanto, kebijakan pembiayaan dan penyertaan modal BUMD turut menjadi perhatian DPRD Kota Depok.
Kucuran penyertaan modal daerah kepada PT Tirta Asasta disepakati menjadi sebesar Rp40 miliar. Namun, pemberian modal tersebut harus dibarengi dengan rencana bisnis yang rasional serta garansi nyata terhadap peningkatan kontinuitas pasokan air minum bagi masyarakat Depok.
Dengan demikian, tambahan modal tidak hanya berorientasi pada penguatan perusahaan, tetapi juga harus memberikan dampak langsung terhadap kualitas layanan air minum bagi pelanggan.
Menanggapi keberatan tersebut, Ketua DPRD Kota Depok Ade Supriyatna meminta Komisi B DPRD Kota Depok melakukan pengawasan terhadap kinerja PT Tirta Asasta.
Ade juga meminta Koordinator Komisi B, Hj Yeti Wulandari, memastikan penyertaan modal daerah digunakan secara optimal dan mampu mendorong perbaikan pelayanan.
“Saya minta Koordinator Komisi B DPRD Kota Depok untuk mengawasi kinerja PT Tirta Asasta, kualitas pelayanan harus lebih ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terjadi,” pungkas Ade.
Pengawasan DPRD dinilai menjadi penting agar penyertaan modal Rp40 miliar tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam menjamin ketersediaan dan kontinuitas pasokan air minum di Kota Depok.Meta deskripsi:
PT Tirta Asasta Depok mendapat penyertaan modal Rp40 miliar. DPRD menyoroti pelayanan buruk dan meminta pengawasan serta peningkatan pasokan air. (jan)
Sumber: https://hallonews.id/dapat-penyertaan-modal-rp40-miliar-pelayanan-pt-tirta-asasta-depok-malah-disorot/